Yang namanya liburan pastinya harus menyenangkan. Liburan yang diinginkan pastinya yang terjangkau alias murah. Salah satu yang bisa jadi pilihan liburan adalah ala backpacker. Bepergian dengan hanya membawa barang dalam sebuah ransel. Kayak apa nih ?
Tadinya, backpacker adalah sebutan untuk orang yang suka naik gunung dengan bawaan dikit atau secukupnya saja. Tapi dewasa ini, backpacker semakin diminati oleh para remaja yang tidak mau ribet dengan barang bawaannya pada saat liburan. Cukup dengan baju seadanya, uang seadanya. Untuk urusan transportasi pun tidak dipusingkan, malah biasanya mereka lebih suka menumpang truk atau ngecer alias naik angkutan umum. Hotel berbintang dilupakan, cukup tidur di motel atau penginapan yang murah nan meriah.
Buat yang suka berpetualang atau baru mau mencobanya, liburan ala backpacker adalah pilihan yang menyenangkan. Meskipun dana cekak tetap bisa merasakan liburan yang kepuasannya tidak kalah dengan liburan dengan modal besar, bahkan liburan dengan cara ini dapat menambah wawasan dan pergaulan di lingkungan masyarakat di daerah yang dituju.
Apa saja yang harus disiapkan untuk jadi backpacker?
Pemilihan sepatu kets yang nyaman dipakai merupakan hal yang sangat penting, karena perjalanan yang akan ditempuh sangat jauh. Hindari sepatu yang berat ataupun high heel.
Tas Ransel
Modaljadi backpacker adalah tas ransel atau backpack. Pilihlah tas yang benar-benar kuat dan enak dipakai. Jangan bawa tas ransel yang terlalu berat atau besar, karena menjadi backpacker berarti hanya mmbawa barang yang cukup seadanya.
Baju
Untuk hal ini bebas. Tapi disarankan untuk memilih baju kaos yang menyerap keringat dan tidak terlalu panas, supaya tidak gerah. Biasanya para backpacker senang menggunakan model pakaian lusuh dan celana pendek supaya bebas bergerak.
Peta
Alat bantu perjalanan ini sangat penting bagi para backpacker, karena biasanya yang dituju adalah tempat- tempat asing yang belum pernah dikunjungi. Jadi, tidak ada salahnyabelajar membaca peta sebelum memutuskan tujuan berlibur. Tidak perlu tahu semua daerah atau kota, minimal tahu arah peta. Jadi, pada saat nyasar tidak panik, cukup membuka peta. Banyak jenis peta seperti, peta pariwisata, peta jalur kendaraan, dan ada pula peta lengkap bagi mereka yang menyukai travelling. Bila tetap tidak mengerti jangan malu untuk bertanya pada orang sekitar.
Ongkos
Kemanapun kita pergi hal yang tidak boleh terlupakan adalah ongkos atau dana. Jangan nekat kalau punya budget terlalu minim. Bawa uang secukupnya tapi jangan terlalu ngepas, bisa-bisa malah menyusahkan orang sekitar atau diri sendiri. Sisihkan dana untuk cadangan bila ada keadaan yang mendesak. Buatlah daftar untuk biaya - biaya yang diutuhkan seperti tiket, penginapan, transportasi, belanja keperluan pribadi, belanja oleh-oleh, tiket objek wisata, makan, dan biaya tidak terduga.
Rundown Liburan
Backpacker juga harus punya program. Seperti daerah mana yang akan dituju, mau melakukan apa saja, menginap dimana, naik transportasi apa, dan berapa lama. Dengan begitu liburanmu akan terkontrol.
Handphone
Alat komunikasi sangat penting dibawa. Selain bisa selalu dikontrol sama orang rumah atau orang tua, juga bisa berkomunikasi dengan teman atau sahabat yang kbetulan ada di daerah itu. Tanpa komunikasi kamu pasti akan merasa seperti orang yang hidup di hutan. Jadi usahakan baterai handphone selalu penuh.
Kamera
Untuk urusan dokumentasi, kamera sangat penting meskipun bisa digantikan dengan menggunakan kamera handphone, tapi kalau baterai sekarat? Jadi lebih baik membawa kamera untuk membuat kenang-kenangan selama liburan. Rekam semua moment, pemandangan dan tempat yang telah dikunjungi. Ini akan jadi oleh-oleh paling berharga untuk diri sendiri yang dimana tidak diketahui kapan akan kembali ke tempat yang sama. Pokoknya narsislah sepuasnya.Liburan ala backpacker ini mengasikkan dan bermanfaat karena bisa melatih diri jadi berani, belajar menabung atau kata lain belajar untuk menghemat pengeluaran, bisa mendapat teman baru, bisa tahu tempat baru ang asik dan seru, bahkan menambahkan rasa percaya diri.
Sekian dari penulis, semoga informasi di atas bisa berguna untuk yang mau belajar jadi seorang backpacker. Sampai berjumpa kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar